apa dayaku
tulisanku kering
tak seperti selalunya
ideaku mati
tak seperti selalunya
apa dayaku
makin kubaca makin ku hampa
terasa kepapaanku
melalui apa tulisku
apa dayaku
jiwaku semakin tak kukuh
jati yang semakin kabur
hingga teraba raba
ku sendiri
dan tersentuh
zikir kayu ayah
hingga membasah mataku
kembali semula dalam hakikat fitrah
No comments:
Post a Comment